Bola BisnisKilas2 menit baca

FIFA Umumkan Investasi $6,35 Miliar dan Minta Maaf atas Polemik FFE

FIFA mengumumkan rencana investasi senilai $6,35 miliar melalui program baru untuk periode 2027-2030 menyusul kesuksesan Piala Dunia 2026. Program ini akan diajukan dalam Kongres FIFA ke-77 pada Maret 2027 untuk persetujuan resmi.

Redaksi Garis GawangTerbit Diperbarui
Close-up bola sepak yang terletak di atas rumput dengan latar belakang cerah matahari.
Ilustrasi · Foto: Stephen Andrews / Pexels

Infantino menyampaikan permohonan maaf tersebut dalam rapat dewan pada 15 Oktober 2026, mengakui adanya kesalahan dalam proses komunikasi dan konsultasi yang memicu konsekuensi negatif [2].

FIFA juga akan membentuk kelompok kerja untuk meninjau secara terperinci kerangka tata kelolanya [3].

"Salah satu hal yang mengecewakan adalah kami tidak kunjung mendapat jawaban atas hal-hal spesifik yang kami tanyakan, misalnya akses penuh terhadap dokumen-dokumen terkait FFE," kata Debbie Hewitt [4]. Ia menambahkan, "Jika Anda benar-benar menyesal, tunjukkan dengan cara membagikan dokumen-dokumen itu kepada kami" [4].

Hewitt juga menegaskan bahwa Infantino harus menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut. "Saya pikir dia harus menjawab pertanyaan-pertanyaan itu dan jika dia tidak menjawabnya sekarang, dia tidak layak menjadi presiden FIFA," tegas Debbie Hewitt [4]. Pernyataan serupa juga dilontarkan oleh Bernd Neuendorf, Presiden Federasi Sepak Bola Jerman (DFB), yang menyatakan bahwa tidak ada jawaban memuaskan atas isu tersebut [2].

UEFA juga mendesak Infantino untuk mengundurkan diri terkait polemik tersebut [3].

Infantino juga menjelaskan bahwa setiap orang mendapat kesempatan untuk mengajukan pertanyaan serta menyampaikan pandangan mereka terkait proyek FFE [1].

VAR Analisis redaksi

Pandangan Redaksi Garis Gawang, bukan bagian dari laporan fakta

Langkah FIFA mengumumkan investasi $6,35 miliar melalui program baru FIFA Surplus Solidarity Programme merupakan upaya strategis untuk memulihkan kepercayaan publik dan pemangku kepentingan setelah kegagalan proyek FIFA Forward Enterprise (FFE). Program ini mengalokasikan dana sebesar $25 juta untuk setiap asosiasi anggota, dengan cadangan dana tetap sebesar $1,7 miliar, yang bersumber dari surplus Piala Dunia 2026. Keputusan ini mencerminkan pergeseran fokus dari privatisasi aset ke solidaritas finansial langsung, yang diharapkan dapat meredam kritik terkait transparansi dan tata kelola.

Kontroversi FFE yang melibatkan penjualan saham kepada dana investasi Joshua Kushner memicu kekhawatiran atas konflik kepentingan dan privatisasi kompetisi sepak bola. Kritik tajam dari UEFA, CONCACAF, dan tokoh seperti Debbie Hewitt menyoroti ketidakpuasan terhadap akses dokumen dan proses konsultasi yang dianggap tidak memadai. Dengan pembatalan FFE dan pembentukan kelompok kerja peninjau tata kelola, FIFA berusaha memperbaiki citra dan memastikan legitimasi kepemimpinan Gianni Infantino menjelang pemilihan presiden Maret 2027.

Sumber

  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4

Baca juga

FIFA Umumkan Investasi $6,35 Miliar dan Minta Maaf atas